END TERM : The Journey of 23 sks

UAS sudah kelar! Kapok 23 sks (ga yakin sih heheheh)


Image result for end term meme
Haha haha hihi hihi tiba2 udah kelar aja

Yak, di sini kita. Tidak terasa semester ini telah berakhir (yakin?). Cukup mengerikan sebenarnya, karena ternyata 2 tahun itu bukan waktu sebentar lho. Dan saya harus menjalaninya sekali lagi.

Sebelum itu, mari flashback ke semester ini. Bagi saya pribadi, semester ini cukup memberikan banyak pelajaran. Dan sebelumnya pelajaran-pelajaran itu diawali dengan anomali semester tiga. Semester tiga sangat penuh anomali, saya mulai terombang ambing tidak jelas, sekip sana sini, hilang motivasi, dan semacamnya.

Kemudian di semester empat, diawali dengan takdir Allah yang memberi saya kesempatan untuk mengembangkan diri di banyak tempat. (Awalnya dirawat di RS dulu sih, mulai dari sini saya tidak tumbuh jerawat lagi). Saya mendapat kesempatan untuk mengemban amanah di beberapa tempat. Dan juga dapat kesempatan untuk bisa mengambil 24 sks (-1). Alhamdulillah, yolo, saya ambil semua kesempatan itu.

Mantap bung... Kalau semester tiga saya gambarkan dengan kelelahan mental yang sangat, bolak-balik berkonsultasi. Di semester ini, saya bahkan tidak punya waktu untuk lelah, apalagi berkonsultasi. Tapi justru di waktu inilah saya banyak belajar, banyak hal, tentang pelajaran, kepemimpinan, kehidupan, agama, kesadaran diri, dan bahkan percintaan.

Awal semester, saya masih bisa hidup, semangat saya sangat meningkat tajam dibanding semester 3. Bahkan masih sering muncul di kajian pagi malam, memperhatikan dengan saksama, bahkan mencatat semua materi kajian di buku planner dengan rapih. Di sini saya masih merasa semua baik-baik saja, bisa menjalaninya. Dan saya menjalaninya dengan cukup baik. Tidak hanya di kosan, saya juga memperhatikan pelajaran dan mencatat di kelas.

Ketika uts datang, saya mulai hilang dari kosan, belajar untuk 23 sks tidak mudah, terutama SC yang saya sangat sesali. Saya kelelahan di malam sebelum SC karena tidak tidur untuk OS, dan lusa saya harus belajar untuk Anum. Jadi saya putuskan untuk tidur menimbang materi SC yang seharusnya mudah sekali (sudah dipelajari di matdis, statprob, matdas) pokoknya harusnya bisa. Qadarullah, saya nge blank parah :( wkkwk tapi tetep berusaha menjawab, alhamdulillah hasilnya tidak chawr2 banget.

UTS berakhir, muncul lah beberapa matkul dengan proyek2 kelompoknya; AP, SC, Anum, Basdat. Wahh, mantap sekali ini, terlalu banyak kisah, kechawr-an tugas kelompok semester ini. Hebat.

- Saya sempat berlibur ke Jogja pertengahan april dan di perjalanan yang saya lakukan itu NGODING. Tugas TBA yang keluar setiap minggu tidak mengenal liburan, jadi saya tetap harus menyelesaikannya saat liburan.
- Tugas AP yang sangat menguji kesabaran, saya sangat suka menutup telinga tiap kali ada teman yang mulai membicarakan AP nya, ntah dia berkata "ehh liat deh AP gw keren", atau "aduuh AP gw sekip banget". Mereka tidak tau semua itu menyiksa saya mengingat saya pasrah dengan AP saya. Tapi saya sangat berterima kasih kepada teman kelompok saya, pada akhirnya hasilnya jauh di atas ekspektasi (walaupun orang umum akan bilang hasilnya sangat kacau).
- Lalu deadline tugas SC yang muncul ketika saya sedang lomba di Jogja, itu... sangat kacaw.
- Belum lagi amanah di luar akademis. Saya cukup hilang di beberapa tempat sepertinya. Saya mendapat beberapa "teguran".
- PKM yang mulai berjalan, membuat saya sekip di kelas, bukan mencata/mendengarkan, saya malah mengerjakan PKM di kelas. Sekip lah sudah semua materi itu.
- Dan banyak hal lainnya yang saya sudah sekip

Mengalami semuanya membuat saya sempat down di tengah2 uts-uas. Saya mulai merasa ingin menarik diri dari pergaulan. Saya mulai banyak sekip kelas. Saya ingin tinggal di rumah saja, jadi kupu2, bahagia dengan orang tua saya, karena hanya memang mereka yang bangga dengan pekerjaan saya :" . Tapi semuanya sudah jadi keputusan Allah untuk menaruh amanah pada saya.

Alhamdulillah, di semester ini saya lebih kuat. Saya tetap berusaha menjalani semuanya, walaupun udara fasilkom sempat terasa sesak, akhirnya saya habiskan waktu luang saya di luar fasilkom, tapi saya tetap ada di sana saat dibutuhkan. Ternyata main di luar fasilkom menyenangkan. Apalagi seblak fib/fisip. Yak, saya bertahan dengan seperti itu hingga UAS. Masih hidup lho, dengan beberapa "anomali emosi".

UAS datang, perjuangannya bukan main, di bulan Ramadhan ini, Allah bener2 ngasih berkah deh. seminggu tidur abis subuh doang, untung2 kalo kelasnya siang, tidur sampe siang. Iyak 23 sks tidak cukup mudah (bagi saya), tapi kali ini saya fokus pada ujian. Hal yang berkah adalah, semakin keras saya berusaha mencari ridha Allah, bisa itu belajar, atau mengerjakan hal lain, makin mantap pasti ganjarannya. Itu yang membuat saya cukup semangat di UAS. Dan pada akhirnya berakhir cukup baik, lebih baik dari UTS menurut saya. DAN KEMUDIAN BEBAS (?)

o tentu tidak, masih ada tugas. Tapi tugas setelah UAS gaada apa2nya daripada yang saya alami semester ini. Jadi yaa, sekip aja HHHHH. Akhirnya semester ini berakhir dengan laptop saya makin lemot, dan tablet saya rusak.

Semuanyaaaaa haal ituuu, sedikit membuat saya bangga pada diri sendiri, sangat jarang. Tapi yaa, rasanya saya seperti baru "LEVEL UP". Saya mulai belajar cara menejemen waktu, cara belajar yang efisien bagi saya, cara mengatur orang lain, cara mengejar akhirat sehingga dunia mengejar kita, cara menjaga perasaan, mengerti perasaan orang, mendengarkan, peduli, dan lainnya. Begitu banyak. Dan di liburan 3 bulan mendatang, saya harap bisa mengembangkan diri lebih jauh lagi dari saat ini.

Terima kasih kepada yang telah menghiasi semester 4 nya Lulu

Yak semangat bung. Semoga lancar kehidupannya. Dan semester depannya.

Comments

  1. Semangat bung, cerita detail lah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau cerita detailnya panjang sekali bung. Saya tidak kuat menulisnya wkwk

      Delete

Post a Comment

Popular Posts