30HB: Bercerita
Menemui kembali: 30 hari bercerita di awal 2024.
Sementara saya belum pernah memberikan partisipasi apapun pada euphoria ini, beberapa pemikiran muncul. Salah satunya adalah mengenai pewaktuan 30 hari bercerita yang dimulai bulan Januari. Saya kurang setuju dengan giatnya orang menyuarakan di awal tahun. Bagi saya pribadi, menulis dan bercerita adalah sebuah refleksi, penuangan pikiran dalam bentuk tulisan. Jika memang keluaran dari tren ini adalah sebuah refleksi, seharusnya dilakukan sebelum awal tahun itu dimulai, mungkin pada bulan Desember.
Namun, ada sebagian orang juga yang menganggap bahwa tren ini adalah untuk membangun kebiasaan baik di awal tahun. Jika memang kasusnya seperti itu, bukankah lebih bagus dimulai pada bulan Desember pula? Sehingga jika memang awal tahun adalah sebuah hal "sakral", kita sudah siap menjalaninya.
Sama halnya dengan bulan Ramadhan, haruskah kita memulai habit ibadah ketika bulan Ramadhan? tentu tidak, habit dibentuk sebelum bulan Ramadhan. Ketika bulan yang sakral itu datang, dimaksimalkan dengan habit yang sudah terbentuk.
Terlepas dari hal tersebut, saya tidak mensakralkan awal tahun, dan tulisan ini saya buat untuk refleksi sebelum Ramadhan. Tidak lupa kita ingat bahwa Ramadhan sudah kurang dari 70 hari lagi. Bismillah, refleksi bersama :)
Comments
Post a Comment