30HB: Wastafel
Sebuah rasa bangga kadang terpancar jika saya melihat wastafel. Wastafel yang bersih tentu membawa sebuah kebahagiaan dan rasa tenang. Tapi di samping hal tersebut, saya merasa ada sebuah penghargaan, sinar kilauan wastafel yg bersih terasa seperti kilauan tropi.
Wastafel adalah sebuah saksi bisu perjalanan kemandirian seorang Lulu. Jika dulu, hidup satu rumah dengan 3 pria, tidak ada keresahan soal barang2 rusak. Saya seperti princess yg tinggal lapor jika ada barang yang rusak, pintu, keran, atap, dll., sisanya tinggal duduk manis dan menikmati hasil.
Namun, hidup merantau sendirian, mengharuskan saya untuk bisa melakukan banyak hal sendirian. Salah satu yg menjadi kebanggaan adalah plumbing. Wahh, bagaimana tidak, bermodalkan youtube, saya berhasil menangani 2 permasalahan plumbing di wastafel apartemen.
Ingat sekali, pertama mengalami wastafel mampet, berhari2 saya diamkan karena bingung harus apa. Teman perempuan tidak ada yg paham, bertanya pada teman laki2 pun sangat sungkan, menggunakan jasa plumbing akan mahal. Akhirnya satu malam saya buka youtube dan praktekan beberapa video. SEKETIKA MASALAH SELESAI! Bangganya bukan main, rasanya seperti berhasil memenangkan kompetisi.
Saya rasa, bahkan ketika jauh dari ke-3 pria di rumah, saya belajar banyak hal dari mereka. Salah satunya, hampir semua masalah teknis di rumah bisa diselesaikan sendiri (walau kadang hanya temporary). Sedikit demi sedikit pun saya sering memperhatikan mereka.
Comments
Post a Comment